
tukang sapu
temanku bilang, sehari cuma delapan ribu
maka ia pun termangu
penuh harap dapat membantu
tukang sapu
adakah dirimu pilu
memikirkan istri anakmu
jangankan sekolah, makan saja tak tentu
tukang sapu
kiranya kabar baik bagimu
temanku insinyur baru
hatinya lembut, jiwanya syahdu
tukang sapu
nasehat ibu, berbuat baik janganlah ragu
maka sehari pun temanku tak menunggu
karena gatot kaca pun tak kan begitu
No comments:
Post a Comment